Sabtu, 02 Juli 2011

9 Kebiasaan Menyegarkan Otak


VIVA news - Rasa jenuh dengan aktivitas sama setiap harinya dapat menimbulkan depresi. Kebosanan ini juga bisa membuat otak Anda merasa 'kurang tertantang'. Jika Anda sering mengalami hal ini, jangan diam saja. Lakukan latihan berikut ini yang bisa membuat Anda seperti memiliki otak 'baru'.

Dorothea Brande, penulis dan editor asal Amerika Serikat yang terkenal dengan bukunya "Wake Up and Live and Becoming a Writer", menyarankan beberapa latihan mental untuk membuat pikiran Anda jadi lebih tajam. Latihan-latihan dimaksudkan untuk menarik Anda keluar dari kebiasaan dan rutinitas, memberikan Anda perspektif berbeda, serta menempatkan Anda dalam situasi yang membutuhkan akal serta kreativitas dalam memecahkan masalah.

Brande percaya, hanya dengan melakukan pengujian dan peregangan sendiri Anda mengembangkan kekuatan mental. Berikut sembilan latihan yang disarankan oleh Brande yang bisa Anda coba, seperti dikutip dari Divine Caroline.

1. Habiskan satu jam setiap harinya dengan tidak berkata apa-apa. Kecuali, untuk menjawab pertanyaan secara langsung, di tengah-tengah kelompok, tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda merajuk atau sakit. Cobalah bersikap sebiasa mungkin.

2. Berpikirlan selama 30 menit setiap hari tentang satu subjek. Mulailah dengan berpikir dalam lima menit jika 30 menit terlalu lama.

3. Berbicaralah selama 15 menit per hari tanpa menggunakan kata "Aku", "Saya", dan "Milik saya".

4. Cobalah untuk diam di tengah keramaian

5. Lakukan kontak dengan orang baru dan biarkan ia menceritakan banyak hal soal dirinya tanpa ia menyadari.

6. Ceritakan secara eksklusif tentang diri sendiri dan kesenangan Anda tanpa mengeluh, membual atau membuat bosan teman Anda.

7. Buat rencana selama dua jam per hari dan lakukan rencana itu dengan konsekuen.

8. Buatlah 12 kegiatan yang dilakukan secara acak dan spontan. Misalnya, sepulang mendatangi tempat makan yang belum pernah dikunjungi sebelumnya lalu pulang bukan dengan naik taksi tetapi ojek. Atau, biasanya pada pagi hari Anda minum kopi, minumlah air putih atau jus. Usahakan kegiatan tersebut berbeda dari rutinitas Anda.

9. Dari waktu ke waktu, luangkan setiap harinya menjawab "Ya" untuk setiap permintaan orang lain, tapi tentunya yang masuk akal.


By Petti Lubis, Mutia Nugraheni

Minggu, 07 Maret 2010

15 MENIT FIT ALA PRAJURIT

Tidak harus jadi orang Mongolia untuk tubuh sekuat mereka, selama anda menduduki peringkat atas dalam rangkai makanan, tubuh tubuh anda dirancang untuk menu makan tinggi protein dan semburan-semburan singkat aktivitas. Memang, yang pertama yang pertama menjadi bahan bakar yang kedua. " Itu sebabnya gagasan dari latihan ketahanan benar-benar salah tempat," ujar pelatih atletik bersetifikat Mike Boyle, yang melatih prajurit-prajurit zaman modern seperti Jay Pandolfo dari New Jersey Devils dan Scott Gomez dari New York Rangers."Kenapa seseorang harus keluar dan berlari selama 60 menit mengetahui bahwa hidup itu, nyatanya, tidak beraturan?" Tubuh kita, dengan kata lain, tidak dirancang untuk stamina, tapi untuk performa-performa kekuatan singkat. "Langkah cerdas aalah untuk mengikuti contoh yang diberikan oleh orang Mongolia,"ujar Boyle."Jika anda mengganti intensitas dengan durasi, dan berlatih untuk fungsi ketimbang untuk bentuk, Anda akan lebih baik dalam hidup."Anda juga tidak perlu lagi menghabiskan waktu lebih dari 15 menit di gym.Ikuti panduan untuk lima hari ini agar kuat ala mongol.

Hari 1 Sirkuit Kekuatan
Bayangkan setiap sirkuit sebagai satu set yang kontinyu. Lakukan 8 sampai 10 kali untuk setiap latihan, istirahat selama dua menit setelah anda menuntaskan seluruh sirkuit. Ulangi setiap sirkuit tiga kali."Kebugaran sejati diukur dalam kepadatan olahraga, berapa banyak yang bisa anda lakukan dalam waktu sesingkat mungkin,"ujar Craig Friedman, spesialis performa di Athletes' Perfomance di Tempe, Arizona."Latihan satu kaki juga menjadi kunci. kita menjalani hidup di atas satu kaki pada satu waktu,dan dengan melatih satu kaki, anda akan menjadi lebih kuat dengan lebih cepat."
SIRKUIT A: Push Up. Plank depan. Squat satu kaki.
SIRKUIT B: Chin Up. Plank miring. Dead lift satu kaki.

Hari 2 Interval
Cari lapangan sepakbola dan, setelah melakukan pemanasan dengan joging di sepanjang garis sisi lapangan dua kali, mulai lari melintasi panjang lapangan (lakukan sebesar 70% dari kecepatan sprint maksimal anda) dan joging melintasi lebarnya. Stop setelah anda mengelilingi lapangan lima kali."Jika tak ada lapangan didekat rumah, cari jalan raya dengan tiang-tiang telepon," saran Boyle." Larilah sepanjang jarak antara tiga tiang, lakukan joging ke tiang ke empat dan ulangi 10 kali." Seluruh latihan tersebut tak lebih lama dari 12 menit, tapi sudah mencakup seluruh kardio yang anda butuhkan, ujar Boyle. Dalam studi terakhir terhadap pengendara sepeda di McMaster University, di Kanada, para peneliti menemukan bahwa mereka yang berolahraga secara intens selama hanya 18 menit sehari (empat kali bersepeda total selama 30 detik dipisahkan dengan empat menit istirahat) mengalami peningkatan yang sama dalam performa dengan pengendara sepeda yang mengayuh nonstop selama dua jam sehari."Pernahkah anda melihat pelari sprint bertubuh gemuk? Rasanya tidak,"kata Boyle."Tapi saya berani bertaruh anda telah melihat banyak pelari jogging yang gemuk. Intensitas akan selalu menang mengalahkan durasi. Selalu."


Hari 3 Latihan Kekuatan

Ikuti srategi yang ada di hari 1."Gagasannya disini adalah variasi tanpa perubahan," papar Boyle."Anda akan melakukan gerakan-gerakan dasar yang sama, mendorong, menekan, menarik dan squat, tapi dengan saling menggilir latihan-latihan yang ada, anda akan membidik serat-serat otot yang berbeda dalam pola yang berbeda."Hasilnya,otot-otot anda tak akan beradaptasi tak performa tak akan stagnan."Bobot tubuh juga merupakan elemen penting dari rencana olahraga fungsional apapun,"kata Friedman. Dalam kehidupan nyata, anda tidak berjaln kemana-mana membawa dumbbel,"jadi mengapa anda harus membebani olahraga apa dengan mereka?
SIRKUIT: T Push up. Bicycle crunch. Elevated split squat.
SIRKUIT: Inverted row. Back extension. Dead lift romanian satu kaki

Hari 4 Bukit

Latihan perbukitan mewakili kombinasi mendekati sempurna dari latihan conditioning aerobik dan anaerobik," ujar Boyle."Disatu sisi anda membuat denyut jantung anda naik dan melatih sistem kardio vaskular. Disisi lain, kemiringan bukit memberi resistensi untuk membangun kekuatan kaki. " Cari bukit dengan sudut kemiringan 20 sampai 30% (kurang-lebih sama dengan lereng ski untuk level intermediate), lantas lari 50 meter ke atas bukit pada 80% kecepatan sprint anda. Berjalan turun dan ulangi 10 kali. Berlari jarak jauh di sepanjang tanah rata menjadi rute yang memberi pemandangan.


Hari 5 Olahraga

Sejauh ini anda telah memusatkan perhatian pada memperkuat beragam otot dan sistem tubuh melalui serangkaian latihan fungsional. Kini, anda akan menempatkan semuanya bersama-sama dalam latihan menyeluruh: bola basket."Tak ada olagraga lain yang memberi anda ledakan energi untuk kebugaran selain basket,"ujar Boyle."Olaharaga ini memperkuat dan mendorong setiap pola gerakan yang mungkin dilakukan, akselerasi, deselerasi, melompat, lari sprint, koordinasi tubuh bagian atas, dan perubahan cepat dalam arah. Semuanya ada dalam satu permainan ini."
Dan anda hanya butuh satu lawan untuk menuai manfaatnya. jika bola basket buakn favorit anda, coba tenis, sepakbola atau rugbi.





TAKE FROM BEST LIFE MAGAZINE INDONESIA